Kenangan yang masih tertinggal

549 views

Sebuah ungkapan cinta romantis bersambung

Sebuah ungkapan hati

Sebuah usaha melepaskan

Sebuah usaha melepaskan part 12

Begitu lucunya kita dulu.

Perihal kenangan bukan sesuatu yang mudah di hapus sebab waktu, terkadang ia masih saja ada meskipun berkali-kali di bunuh ketika muncul di kepala. Terkadang juga ia menjelma sebagai pisau tajam mengiris bahkan merobek kenangan dalam dada. Memang tak semestinya harus di hapus secara paksa, adakalanya harus di biarkan hidup bukan karna kita masih menginginkan dia, melainkan sebagai penawar jika suatu saat kamu berandai-andai bisa kembali lagi padanya. Sebab itu dirimu tak benar-benar mati dalam hidupku, momen-momen saat kita bersama bisa datang menemuiku tak ingat waktu. Begitu lucunya kita melewati hari-hari berdua, menulis kisah melihat indah saat-saat senja. Terkadang kita juga menghabiskan banyak waktu ketika hujan tiba. Aku ingat kamu pernah memelukku tanpa peduli dengan rintik hujan yang terus menyapa. Kita merasa menjadi orang sempurna meski kita tahu sangat sulit menjalin hubungan yang sempurna.

 

Begitu banyak hal dulu yang sudah kita lewati, tidak terhitung seberapa banyak senyum dan sedih datang silih berganti. bagiku kamu orang yang tepat untuk bersamaku menjalani hari-hari. Aku tak terpikirkan kalau kamu bisa saja berubah menjadi pisau yang menjadikan hidupku kacau. Sebab bersamamu bagian terindah untuk hidupku yang telah lama bersedih perihal cinta, kedatanganmu mampu menyembuhkan banyak sekali luka-luka. Hingga aku lupa bahwa yang menyembuhkan juga bisa meninggalkan banyak kesedihan. Ini seperti momen dulu yang terus berulang-ulang. Cinta dan luka silih berganti untuk datang dan pergi. Saat cinta datang kita berbahagia sampai lupa bahwa hidup tak selamanya bahagia, saat luka hadir memberi warna hitam, kita tidak sadar ada hikmah dalam kenangan kelam. Inilah hidup, banyak pilihan. Namun pilihan tak berlaku ketika aku memilih bersamamu. Memilih supaya kita tetap di pertemukan sekalipun dalam keadaan sendu. Mungkin inilah yang membuatku merasa cinta tidak adil denganku, sebab tak mampu mempertemukan kita lagi, di sisa umur yang terus berkurang setiap hari. Aku sangat ingin menghabiskan masa berdua denganmu nanti, di dalam rumah yang tak mewah namun penuh arti. Supaya tidak ada yang dapat memisahkan kita nanti, selain pencipta semesta yang kita sembah kini.

 

Ada masanya untuk benar-benar lepas dari suatu hal  yang mungkin saja hal tersebut merupakan bagian tersulit, namun jika memang itu adalah satu-satunya jalan berdamai dengan hati, apa yang membuat ragu? 

 

 

Perihal kenangan terkadang juga tak semestinya harus ada, seringkali harus di hapus secara paksa, bukan sebab kita membencinya, bukan pula sebab kita tak mau lagi mengingat apa pun tentang dia. Hanya saja terus menyimpannya terkadang selalu mengingatkan begitu banyaknya luka-luka, serasa sakit seisi jiwa, menyiksa batin terus-menerus begitu teganya. Mungkin ini lah barangkali yang terkadang membuatku harus secepatnya berlalu meninggalkan kisah yang usai, menanggalkan semuanya agar lebih cepat selesai. Sebab antara hati dan niat terkadang tak sama, jika niatku ingin terus berjalan melupakanmu, namun hati terkadang terasa berat untuk menyerah pada waktu, ingin terus berusaha semaksimal mungkin sampai aku merasa tak ada lagi rindu. Sesekali aku harus bimbang, memilih pergi sejauh-jauhnya atau tetap mengejarmu sebab begitu banyak cinta. Atau memilih lebih banyak diam namun terus mencoba meski dalam fase ini aku harus lebih banyak menahan diri, ataupun membuang segala-galanya yang sudah terjadi, tanpa ingin untuk kembali lagi. Aku juga manusia biasa, begitu banyak hal-hal berat yang tak sanggup aku selesaikan hanya berdasarkan hitungan jam, hari atau pun bulan, butuh waktu banyak bagiku untuk menata hati dan harapan yang pernah tertahan sebab telah kamu tinggalkan.

Oleh gendoon.
27 Jan 2018. Selangor, Malaysia.
Dalam seri “ Sebuah usaha melepaskan part 12 ”
Kunjungi juga halaman facebook/fanspage di Kata-kata@gendon93

bersambung Cinta melepaskan romantis ungkapan Usaha

Penulis: 
author
Kami adalah seorang penulis yang giat menulis dan membaca, berbagi informasi yang Insya Allah bermanfaat untuk diri kami sendiri dan orang lain.

Posting Terkait

  1. author
    Asu kampret1 tahun agoBalas

    Mantab jiwa coy

Tinggalkan pesan