Fase ketika putus cinta

420 views

Tentang hal-hal sepi atau kesepian. Sebuah ungkapan perihal cinta dan juga tahap tahap yang harus di hadapi

Fase ketika putus cinta

Kesepian adalah salah satu hal yang harus di hadapi ketika patah hati

Aku pernah merasa kesepian

 

Siapa yang ingin menerima sepi saat patah hati. Tentunya kita sama dalam hal ini. Tak ingin kesepian, tak ingin terjatuh dalam kesendirian. Bagaimana pun juga itu adalah resiko bagi seseorang yang sudah memutuskan untuk mencintai, yang ingin bahagia sampai nanti, namun justru menerima patah yang bertubi-tubi. Bukan sejenak saja kita merasakannya, bukan pula hal mudah untuk di lupakan dengan segera. Terkadang untuk sembuh membutuhkan waktu yang lama. Seperti halnya kita yang pernah menyatukan rasa, Mencoba membuat semuanya indah dengan segala cara. Meski hanya kesepian yang aku alami, sesuatu yang tak pernah aku inginkan sama sekali. Kamu juga pasti akan mengenal bagaimana rasanya, saat seseorang yang begitu kita cinta, memilih menanggalkan semuanya demi orang yang tak kau kenal sebelumnya.

 

Sebelum ada kamu aku juga pernah patah, seseorang yang ingin kudampingi begitu tega meninggalkanku tanpa arah. Namun waktu telah berlalu, hatiku masih kuat menghadapi pilu. Yang pada akhirnya kita bertemu, bersahabat lalu menjadi teman dekat. Bahkan dekat sekali, sampai kita sama-sama menjatuhkan hati. Kita sama-sama merencanakan mimpi, namun hanya sebagian yang sudah kita laksanakan, sebab ternyata kamu memilih dia untuk meneruskan. Sedangkan aku harus menyingkir dengan paksa, kamu hapus bersama hal-hal yang pernah aku tata. Kini, aku hanyalah tumpukan rasa sepi, di matamu aku sudah tak berarti, dan aku memang bukan siapa-siapa lagi.

 

Biarkan aku kesepian, biar kunikmati segala bentuk keresahan. Kamu tetap baik-baik di sana, di tempat yang telah kamu pilih, meski pilihanmu membuatku tersisih. Damailah dengan orang baru, biarkan aku di sini menikmati sendiri dan pilu, menerjang segala hal yang membuatku merasa rindu, agar saat rindu datang dapat aku binasakan sebelum kita saling pandang. Aku tak keberatan jika harus kesepian lagi, aku juga pernah beberapa kali seperti ini. Dan kamu bukan orang pertama yang membuatku patah hati, namun kamu yang benar-benar membuatku sangat patah, membuatku begitu terjatuh, hingga membuatku hati dan pikiranku sempat lumpuh. Lumpuh dalam hal melupakanmu, dalam hal melawan segala rindu, apa lagi soal cinta, ketakutannya tak bisa lagi aku ungkapkan dengan kata, namun cinta juga yang mengusir semua sepi, semua yang pernah menusuk sangat tajam dalam hati, bisa terhapus. Bisa lenyap, bisa hilang. Namun di lain pihak cintalah yang membuatku begitu tak nyaman, aku merasa ketakutan di bunuh pelan-pelan dengan perasaan, setelah aku menemui jurang pemisahan.

 

Barangkali kamu sekarang tak merasa adanya kesepian, sebab kamu memang telah mempunyai orang lain yang kamu rindukan. Kamu memahaminya, mungkin juga dia memahamimu, sedangkan aku justru memahami bagaimana melupakan kamu sepenuhnya, menghilangkan segala jejak yang pernah kita coba, bila perlu menghapus namamu dalam setiap doa. Supaya aku tak perlu mengingatmu lagi, agar aku bisa mencari orang lain yang bisa aku peluk dengan cinta, lalu mengajari aku bagaimana melupakanmu sepenuhnya, membawaku pada hal-hal baru dengan berbagai cara. Dia mungkin sekarang belum aku temukan, sebab aku masih dalam masa pemulihan. Namun nanti, saat aku menemukannya, saat aku bisa menggenggam tangan yang bukan tanganmu, saat itu kamu benar-benar menjadi masa lalu. Kamu bukan siapa-siapa lagi, bukan seseorang yang pernah aku cintai, Aku biarkan kamu mati dalam kesendirianku, dalam setiap usaha untuk melepaskanmu.

Oleh gendoon.
3 Feb 2018. Selangor, Malaysia
Dalam seri “ sebuah usaha melepaskan part 18 “
Kunjungi juga halaman facebook/fanspage di Kata-kata@gendon93.

Kata kata Kesepian Patah hati Tahap tahap ungkapan

Penulis: 
author
Kami adalah seorang penulis yang giat menulis dan membaca, berbagi informasi yang Insya Allah bermanfaat untuk diri kami sendiri dan orang lain.

Posting Terkait

Tinggalkan pesan